temanteman.
ini beberapa blog yang gue ikutin a.k.a follow
silahkan kalo mau di-follow juga. hehe
insyaAllah list ini bakal gue update terus seiring dengan berkembangnya temanteman gue yang nge-blog. :D
http://alienkeren.blogspot.com
http://mujahidah90.blogspot.com
http://thebookofshinlee.blogspot.com
http://ddceritatentangkita.blogspot.com
Rabu, 23 September 2009
Jumat, 18 September 2009
KEBODOHAN TERBESAR GUEE!
Beberapa hari yang lalu, gue baruu aja melakukan sesuatu YANG AMAT SANGAT BODOOHHH! Kebodohan yang bisa aja membahayakan atau mempermalukan keluarga gue terhadap masyarakat. Gue harap kebodohan yang gue lakukan ini ga terjadi sama siapa pun yang gue kenal. So, here it goes..
One day, gue baru saja membuat account skype. Karena temen2 gue ga ada yang punya account skype, akhirnya gue menggunakan layanan findskype atau semacam itu *lupa* untuk menemukan orang2 yang sedang online menggunakan skype di seluruh dunia. Gue sengaja nyari orang jerman biar sekalian bisa belajar lagi bahasanya. Akhirnya gue menemukan seseorang yang sedang online dari jerman dengan id Sebastian. Dia ngaku bahwa dia ga lancar berbahasa inggris jadinya gue chat bilingual *gaya*, dia pake bahasa jerman, gue pake bahasa inggris. Lalu gue ber-skype ria dengan si oknum S ini. Selama beberapa hari chat, ternyata dia menanyakan data pribadi gue kayak nama belakang, gue ada di kota apa, foto, dan umur secara tersirat atau sedikit2 dan gue GA SADAR bahwa data pribadi gue sedang dikumpulkan oleh dia!
Gue dengan polos *bisa juga disebut guoobloookk* menjawab semua pertanyaannya dengan jujur. Yang ada di pikiran gue saat itu, siapa tau dia bisa jadi temen yang baik di jerman atau paling ga kalo dia mau main2 ke Indonesia, siapa tau gue bisa kasih info tempat mana2 aja yang bagus untuk dituju. Gue gaada pikiran buruk sama sekali saat itu.
Sampai pada suatu malam, pas gue terakhir chat sama dia, tiba2 dia ngomong panjang lebar PAKE BAHASA INGGRIS YANG BAGUS, ngaku bahwa selama beberapa hari terakhir dia ngumpulin data pribadi gue. Dia MENGANCAM gue bahwa data2 gue akan disebar ke sebuah website khusus *gue gatau web macam apa*, kalo gue gamau membuat SUARA ERANGAN selama 2-3menit buat dia melaluai skype itu. Dia bilang dia akan bikin keluarga gue dan gue malu, menderita *anything that he could say* kalo gue ga melakukan hal yang dia inginkan.
Gue, yang saat itu mau solat tarawih di rumah karena kemaleman, shock banget. Gue ga nyangka dia bakal sejahat itu sama gue. Karena gue tau gue yang salah dan gue gabisa narik semua info yang udah gue kasih ke dia, akhirnya gue bilang ke dia, terserah dia mau ngelakuin apa terhadap data2 gue yang dia punya, gue ga peduli sama apa yang akan dia lakukan karena saat itu gue mau solat *gue bilang kalo gue akan melakukan solat dan saat itu adalah bulan yang special buat gue karena datengnya setahun sekali sehingga gue mau focus sama ibadah gue*. Saat itu gue udah bener2 speechless dan pasrah. Gue bilang juga ke dia semoga dia ditunjukkin jalan yang bener sama Tuhan sehingga ga kayak gitu lagi. Kata2 terakhir dia yang gue inget adalah, ‘lo memilih untuk ga melakukan apa yang gue mau, liat aja akibatnya’.
Gue pengen nangis tapi gimana. Everything HAD happened. Gabisa diputer balik lagi. Gue cuma bisa berdoa, berdoa, dan berdoa. Yang paling penting, keluarga gue deh ga kenapa2. Kalo gue, gue mah pasrah aja data2 itu mau diapain karena gue emang salah. GOD. I admit that I was doing something wrong. Please help me and my family. Amin
Tulisan ini gue buat supaya gaada temen2 gue atau orang yang baca blog gue ini kena masalah yang sama kayak gue. Doain ancamannya ga pernah terwujud ya! Thanks!
One day, gue baru saja membuat account skype. Karena temen2 gue ga ada yang punya account skype, akhirnya gue menggunakan layanan findskype atau semacam itu *lupa* untuk menemukan orang2 yang sedang online menggunakan skype di seluruh dunia. Gue sengaja nyari orang jerman biar sekalian bisa belajar lagi bahasanya. Akhirnya gue menemukan seseorang yang sedang online dari jerman dengan id Sebastian. Dia ngaku bahwa dia ga lancar berbahasa inggris jadinya gue chat bilingual *gaya*, dia pake bahasa jerman, gue pake bahasa inggris. Lalu gue ber-skype ria dengan si oknum S ini. Selama beberapa hari chat, ternyata dia menanyakan data pribadi gue kayak nama belakang, gue ada di kota apa, foto, dan umur secara tersirat atau sedikit2 dan gue GA SADAR bahwa data pribadi gue sedang dikumpulkan oleh dia!
Gue dengan polos *bisa juga disebut guoobloookk* menjawab semua pertanyaannya dengan jujur. Yang ada di pikiran gue saat itu, siapa tau dia bisa jadi temen yang baik di jerman atau paling ga kalo dia mau main2 ke Indonesia, siapa tau gue bisa kasih info tempat mana2 aja yang bagus untuk dituju. Gue gaada pikiran buruk sama sekali saat itu.
Sampai pada suatu malam, pas gue terakhir chat sama dia, tiba2 dia ngomong panjang lebar PAKE BAHASA INGGRIS YANG BAGUS, ngaku bahwa selama beberapa hari terakhir dia ngumpulin data pribadi gue. Dia MENGANCAM gue bahwa data2 gue akan disebar ke sebuah website khusus *gue gatau web macam apa*, kalo gue gamau membuat SUARA ERANGAN selama 2-3menit buat dia melaluai skype itu. Dia bilang dia akan bikin keluarga gue dan gue malu, menderita *anything that he could say* kalo gue ga melakukan hal yang dia inginkan.
Gue, yang saat itu mau solat tarawih di rumah karena kemaleman, shock banget. Gue ga nyangka dia bakal sejahat itu sama gue. Karena gue tau gue yang salah dan gue gabisa narik semua info yang udah gue kasih ke dia, akhirnya gue bilang ke dia, terserah dia mau ngelakuin apa terhadap data2 gue yang dia punya, gue ga peduli sama apa yang akan dia lakukan karena saat itu gue mau solat *gue bilang kalo gue akan melakukan solat dan saat itu adalah bulan yang special buat gue karena datengnya setahun sekali sehingga gue mau focus sama ibadah gue*. Saat itu gue udah bener2 speechless dan pasrah. Gue bilang juga ke dia semoga dia ditunjukkin jalan yang bener sama Tuhan sehingga ga kayak gitu lagi. Kata2 terakhir dia yang gue inget adalah, ‘lo memilih untuk ga melakukan apa yang gue mau, liat aja akibatnya’.
Gue pengen nangis tapi gimana. Everything HAD happened. Gabisa diputer balik lagi. Gue cuma bisa berdoa, berdoa, dan berdoa. Yang paling penting, keluarga gue deh ga kenapa2. Kalo gue, gue mah pasrah aja data2 itu mau diapain karena gue emang salah. GOD. I admit that I was doing something wrong. Please help me and my family. Amin
Tulisan ini gue buat supaya gaada temen2 gue atau orang yang baca blog gue ini kena masalah yang sama kayak gue. Doain ancamannya ga pernah terwujud ya! Thanks!
Minggu, 13 September 2009
dimarahin mama
siapa sih yang ga pernah diomelin sama bokap-nyokap karena ngelakuin hal yang salah? pasti pernah walaupun cuma sekali selama lo hidup, kecuali kalo lo anak yang emang baik2 banget dari lahir sampe sekarang *subhanallah. pas dimarahin, pasti banyak reaksi yang berbeda di tiap orang, tergantung jenis orang itu. ada yang pasrah, ada yang cuek, ada yang ngelawan, ada yang ngambek, dll. buat yang pasrah, menyadari kesalahan yang dilakuin terus memperbaiki kesalahan itu, TWO THUMBS UP FOR YOU. tapi buat yang ngambek, apalagi ngelawan, coba direnungkan lagi deh reaksi lo.
gue, pagi ini baruu aja diomelin parah sama nyokap. panjang lebar, pake kata2 yang agak kurang enak, dll. karena hari ini bulan puasa, gue nyoba untuk sabar dan ga melakukan perlawanan atau pun penyangkalan2 atas kata2 nyokap gue. every single word that came out from my mom, i reallyreally paid attention to it. ketika diomelin itu, gue tersadar bahwa nyokap gue ngomel karena gue salah *bukan karena dia butuh sesuatu untuk meluapkan emosi* dan ngomel karena DIA MAU GUE JADI ORANG YANG BENER. ga melenceng kemana2 hidupnya. dengan kata lain, nyokap gue SAYANG SAMA GUE.
intinya sih, orang tua yang bener ga bakalan lah ngejerumusin kita ke jalan yang salah. kalo kitanya salah dan bebel *kata lain dari keras kepala*, wajar aja kalo orang tua kita marah2. mereka ga pengen kita ngebawa hal buruk yang ada di diri kita sampe kita tua nanti. they want us to change. mumpung masih muda dan masih fleksibel untuk mengubah sikap buruk kita menjadi sikap yang baik.
this ramadhan really gives me many lessons of life and has healing effect for my soul. termasuk peristiwa yang ga enak ini. disini gue ga bermaksud menguliahi atau apa pun itu istilahnya. gue cuma mau berbagi pengalaman hidup yang menurut gue berharga ke temen2 gue yang baca blog gue ini. may GOD always lead us to the right way in every second in our life. amin
gue, pagi ini baruu aja diomelin parah sama nyokap. panjang lebar, pake kata2 yang agak kurang enak, dll. karena hari ini bulan puasa, gue nyoba untuk sabar dan ga melakukan perlawanan atau pun penyangkalan2 atas kata2 nyokap gue. every single word that came out from my mom, i reallyreally paid attention to it. ketika diomelin itu, gue tersadar bahwa nyokap gue ngomel karena gue salah *bukan karena dia butuh sesuatu untuk meluapkan emosi* dan ngomel karena DIA MAU GUE JADI ORANG YANG BENER. ga melenceng kemana2 hidupnya. dengan kata lain, nyokap gue SAYANG SAMA GUE.
intinya sih, orang tua yang bener ga bakalan lah ngejerumusin kita ke jalan yang salah. kalo kitanya salah dan bebel *kata lain dari keras kepala*, wajar aja kalo orang tua kita marah2. mereka ga pengen kita ngebawa hal buruk yang ada di diri kita sampe kita tua nanti. they want us to change. mumpung masih muda dan masih fleksibel untuk mengubah sikap buruk kita menjadi sikap yang baik.
this ramadhan really gives me many lessons of life and has healing effect for my soul. termasuk peristiwa yang ga enak ini. disini gue ga bermaksud menguliahi atau apa pun itu istilahnya. gue cuma mau berbagi pengalaman hidup yang menurut gue berharga ke temen2 gue yang baca blog gue ini. may GOD always lead us to the right way in every second in our life. amin
Minggu, 05 Juli 2009
dealing with different person
Humm..
Just got feedback from a friend of mine. He said that I’m a ‘want-to-know-other-people-business’ girl. Yea, I admit that. Glad to hear someone said that to me POLITELY. Yeah, he’s quiet polite so I don’t feel intimidated. It means that I have to control my ‘ want-to-know’ thoughts based on person I deal with. Based on this topic, there are three different group of people that I have to separate.
First, introvert people.
They like to keep their problems on their own. They feel that they can solve their problems without anybody’s help even though maybe sometimes they need that. Some of them doesn’t like if anybody wants to know what their problems. They’ll feel intimidated. Usually, they don’t like to know anybody’s problems too. If you deal with introvert people, you HAVE TO be very very very CAREFUL! They can be very sensitive if you say or ask WRONG WORDS or QUESTIONS. Just ask general things and help them if they want to be helped. But remember, DO NOT SAY ANY WRONG WORD.
Second, ambivert people
They are quiet opened person but not really opened. You can ask things you want to ask to them but they’ll just answer your questions if they want to answer. I mean, if they feel that your questions is too private, maybe they’ll not answer that. To deal with these people, you don’t have to be too worry about the words that you wanna choose but don’t force them to answer your questions if they don’t want to. They don’t like that. If they need you, they’ll come to you.
Third, extrovert people
These people are very opened. You can ask things you wanna ask and they’ll answer based on what they had gone through *for honest person. They don’t have problems if you know their bad side or anything. Maybe they feel free when they let other people know who they really are. But keep your words polite because everybody has their own sensitivity limit. Even though he/she is an extrovert person, you still have to say good words. Do not cross the limit.
basically i and my friend are very different people. maybe i can be classified as an extrovert person but he can be classified as an ambivert person. the differences between us sometimes become a problem but thanks God we always can solve the problems in a good and peaceful way.
Thanks Mr. Constantine.. ;)
Just got feedback from a friend of mine. He said that I’m a ‘want-to-know-other-people-business’ girl. Yea, I admit that. Glad to hear someone said that to me POLITELY. Yeah, he’s quiet polite so I don’t feel intimidated. It means that I have to control my ‘ want-to-know’ thoughts based on person I deal with. Based on this topic, there are three different group of people that I have to separate.
First, introvert people.
They like to keep their problems on their own. They feel that they can solve their problems without anybody’s help even though maybe sometimes they need that. Some of them doesn’t like if anybody wants to know what their problems. They’ll feel intimidated. Usually, they don’t like to know anybody’s problems too. If you deal with introvert people, you HAVE TO be very very very CAREFUL! They can be very sensitive if you say or ask WRONG WORDS or QUESTIONS. Just ask general things and help them if they want to be helped. But remember, DO NOT SAY ANY WRONG WORD.
Second, ambivert people
They are quiet opened person but not really opened. You can ask things you want to ask to them but they’ll just answer your questions if they want to answer. I mean, if they feel that your questions is too private, maybe they’ll not answer that. To deal with these people, you don’t have to be too worry about the words that you wanna choose but don’t force them to answer your questions if they don’t want to. They don’t like that. If they need you, they’ll come to you.
Third, extrovert people
These people are very opened. You can ask things you wanna ask and they’ll answer based on what they had gone through *for honest person. They don’t have problems if you know their bad side or anything. Maybe they feel free when they let other people know who they really are. But keep your words polite because everybody has their own sensitivity limit. Even though he/she is an extrovert person, you still have to say good words. Do not cross the limit.
basically i and my friend are very different people. maybe i can be classified as an extrovert person but he can be classified as an ambivert person. the differences between us sometimes become a problem but thanks God we always can solve the problems in a good and peaceful way.
Thanks Mr. Constantine.. ;)
Jumat, 03 Juli 2009
maunya apa sih?
sebenernya gue ga terlalu suka untuk menulis masalah yang menurut gue sangat pribadi ke blog online kayak gini. tapi kayaknya kali ini gue mau coba untuk melakukan hal yang ga gue suka itu dikarenakan gue butuh feedback dari orang lain tentang masalah gue ini.
let's start!
gue bukanlah orang yang dengan gampangnya suka sama orang lain. kalo cuma sekedar 'waw, dia ganteng bangeeettt!', atau 'ih, ada cowo lucu', sering tapi untuk bener2 suka, jarang banget! gue gabisa suka sama orang cuma karena dia ganteng atau kaya raya atau jenius atau lain-lain. untuk suka sama orang, gue butuh tau kepribadiannya kayak gimana, sikapnya sama cewek gimana *kurang ajar atau ga, dan kriteria yang lainnya.
someday, i knew a guy. orang ini beda banget sama gue dari sifat, kebiasaan, kelakuan, dan PEMIKIRAN. yang sama dari gue dan dia mungkin cuma selera musik. i got interested to him when we were brainstorming about a case or something that we had talked. he gave me a brand new perspective. gue suka hal-hal baru. gue adalah orang yang bosenan. dengan gue kenal sama dia, banyak hal baru yang gue dapet. dan itu membuat gue senang.
pada awalnya, everything was fine. gue sama dy masih suka tuker pikiran, crita-crita, ngobrol, dll. sampe suatu saat, dia berkelakuan seperti ga butuh gue atau bahkan ga kenal gue sama sekali. padahal sebelumnya we were close. humm not really close but yaa close, as friend.
ketika keadaan jadi kayak gitu, kok gue ngerasa aneh ya? padahal kan hak dia kalo ga mau menghubungi gue atau apa pun. gue ga bisa bilang kalo gue suka sama dia karena HE DEFINITELY NOT MY TYPE dari sifat, kebiasaan, de el el nya itu. tapi gue suka banget sama pemikiran-pemikiran dia. he gives me a brand new thing.
dan sekarang gue bingung. bingung menentukan perasaan gue, bingung bersikap kalo dy ada, bingung nanggepin omongannya yang kadang datar kadang excited sama cerita gue, de el el. what should i do to him? padahal awalnya gue biasa ajaa tapi sekarang jadi kayak orang bingung ginih. haaahh..
semoga ga salah pilih keputusan.
let's start!
gue bukanlah orang yang dengan gampangnya suka sama orang lain. kalo cuma sekedar 'waw, dia ganteng bangeeettt!', atau 'ih, ada cowo lucu', sering tapi untuk bener2 suka, jarang banget! gue gabisa suka sama orang cuma karena dia ganteng atau kaya raya atau jenius atau lain-lain. untuk suka sama orang, gue butuh tau kepribadiannya kayak gimana, sikapnya sama cewek gimana *kurang ajar atau ga, dan kriteria yang lainnya.
someday, i knew a guy. orang ini beda banget sama gue dari sifat, kebiasaan, kelakuan, dan PEMIKIRAN. yang sama dari gue dan dia mungkin cuma selera musik. i got interested to him when we were brainstorming about a case or something that we had talked. he gave me a brand new perspective. gue suka hal-hal baru. gue adalah orang yang bosenan. dengan gue kenal sama dia, banyak hal baru yang gue dapet. dan itu membuat gue senang.
pada awalnya, everything was fine. gue sama dy masih suka tuker pikiran, crita-crita, ngobrol, dll. sampe suatu saat, dia berkelakuan seperti ga butuh gue atau bahkan ga kenal gue sama sekali. padahal sebelumnya we were close. humm not really close but yaa close, as friend.
ketika keadaan jadi kayak gitu, kok gue ngerasa aneh ya? padahal kan hak dia kalo ga mau menghubungi gue atau apa pun. gue ga bisa bilang kalo gue suka sama dia karena HE DEFINITELY NOT MY TYPE dari sifat, kebiasaan, de el el nya itu. tapi gue suka banget sama pemikiran-pemikiran dia. he gives me a brand new thing.
dan sekarang gue bingung. bingung menentukan perasaan gue, bingung bersikap kalo dy ada, bingung nanggepin omongannya yang kadang datar kadang excited sama cerita gue, de el el. what should i do to him? padahal awalnya gue biasa ajaa tapi sekarang jadi kayak orang bingung ginih. haaahh..
semoga ga salah pilih keputusan.
Langgan:
Entri (Atom)

